Showing posts with label Cerpen. Show all posts
Showing posts with label Cerpen. Show all posts
Tuesday, July 2, 2013
Hati-Hati Di Lift Pulang Malam
HATI-HATI DI LIFT PULANG MALAM, TERUTAMA BAGI YANG SUKA LEMBUR
Kisah yang sangat menyeramkan dan mengerikan ini terjadi pada
seorang staff laki-laki yang bekerja di lantai 12 > Graha Elnusa Jl TB
Simatupang Jak-Sel. Tadi malam (hari kamis malam jumat) beliau bekerja
lembur dan terpaksa pulang
agak larut malam sekitar jam 21:00 malam sendirian.
Sampai di depan lift, dia pun tekan tombol untuk turun.
Kemudian pintu lift terbuka tanpa ada siapa-siapa didalamnya.
Dia masuk dan menekan tombol 'B1' untuk menuju Basement.
Tetapi entah kenapa lift ini bukannya turun melainkan terus
naik keatas. Lift berjalan terus hingga sampai ke lantai 16, berhenti
dan
terbuka. Ketika pintu lift terbuka,ada seorang wanita cantik jelita dan
menawan sekali tersenyum manis dan masuk ke lift.
Si Staff laki-laki tersebut merasa heran.....karena dia merasa tidak
pernah melihat perempuan tersebut selama dia bekerja di gedung tersebut.
Perempuan tersebut masuk dan berdiri di belakangnya . sesaat kemudian
tercium wangi bunga melati, maka Diapun bertanya-tanya dalam hatinya ...
siapa perempuan tersebut, dan kenapa sudah malam begini belum pulang
kerumahnya.
Mau disapa terasa malu , jadi masing-masing saling terdiam. Dalam
suasana
hening dan sunyi itu, lift turun perlahan tingkat demi tingkat. Tapi
ketika
sampai pada lantai 10 , tiba-tiba lampu lift padam dan lift berhenti.
Seketika itu dia mencium aroma bau yang teramat busuk, yang mengganggu
hidungnya. Dan bulu romanya tiba-tiba merinding.
Diapun langsung berkeringat dingin dan .......sebisa-bisanya membaca
ayat-ayat suci yang terlintas dikepalanya sambil memberanikan diri dan
perlahan-lahan menoleh kebelakang setelah lampu lift menyala.
> Dan apa yang .....dilihat....?
>
>
>
>
>
>
>
> Tiba-tiba saja, perempuan yang berada
> dibelakangnya tertawa malu...dan
> berkata:
> "Maaf ya 'Mas', saya kentut .."
>
>
>
>
>
> :D
> hihihihi,..... seriuss bangettt baca nya !!??
Ketika Hari Esok berlalu...!
Pada suatu tempat, hiduplah seorang anak. Dia hidup dalam keluarga yang bahagia, dengan orang tua dan sanak keluarganya. Tetapi, dia selalu menganggap itu sesuatu yang wajar saja. Dia terus bermain, mengganggu adik dan kakaknya, membuat masalah bagi orang lain adalah kesukaannya.
Ketika ia menyadari kesalahannya dan mau minta maaf, dia selalu berkata, "Tidak apa-apa, besok kan bisa."
Ketika agak besar, sekolah sangat menyenangkan baginya. Dia belajar, mendapat teman, dan sangat bahagia. Tetapi, dia anggap itu wajar-wajar aja. Semua begitu saja dijalaninya sehingga dia anggap semua sudah sewajarnya. Suatu hari, dia berkelahi denganteman baiknya. Walaupun dia tahu itu salah, tapi tidak pernah mengambil inisiatif untuk minta maaf dan berbaikan dengan teman baiknya. Alasannya, "Tidak apa-apa, besok kan bisa."
Ketika dia agak besar, teman baiknya tadi bukanlah temannya lagi. Walaupun dia masih sering melihat temannya itu, tapi mereka tidak pernah saling tegur. Tapi itu bukanlah masalah, karena dia masih punya banyak teman baik yang lain. Dia dan teman-temannyamelakukan segala sesuatu bersama-sama, main, kerjakan PR, dan jalan-jalan. Ya, mereka semua teman-temannya yang paling baik.
Setelah lulus, kerja membuatnya sibuk. Dia ketemu seorang wanita yang sangat cantik dan baik. Wanita ini kemudian menjadi pacarnya. Dia begitu sibuk dengan kerjanya, karena dia ingin dipromosikan ke posisi paling tinggi dalam waktu yang sesingkat mungkin.
Tentu, dia rindu untuk bertemu teman-temannya. Tapi dia tidak pernah lagi menghubungi mereka, bahkan lewat telepon. Dia selalu berkata, "Ah, aku capek, besok saja aku hubungin mereka." Ini tidak terlalu mengganggu dia karena dia punya teman-teman sekerja selalu mau diajak keluar.
Jadi, waktu pun berlalu, dia lupa sama sekali untuk menelepon teman-temannya. Setelah dia menikah dan punya anak, dia bekerja lebih keras agar dalam membahagiakan keluarganya. Dia tidak pernah lagi membeli bunga untuk istrinya, atau pun mengingat hari ulang tahun istrinya dan juga hari pernikahan mereka. Itu tidak
masalah baginya, karena istrinya selalu mengerti dia, dan tidak pernah menyalahkannya.
Tentu, kadang-kadang dia merasa bersalah dan sangat ingin punya kesempatan untuk mengatakan pada istrinya "Aku cinta kamu", tapi dia tidak pernah melakukannya. Alasannya, "Tidak apa-apa, saya pasti besok akan mengatakannya."
Dia tidak pernah sempat datang ke pesta ulang tahun anak-anaknya, tapi dia tidak tahu ini akan perpengaruh pada anak-anaknya. Anak-anak mulai menjauhinya, dan tidak pernah benar-benar menghabiskan waktu mereka dengan ayahnya.
Suatu hari, kemalangan datang ketika istrinya tewas dalam kecelakaan, istrinya ditabrak lari. Ketika kejadian itu terjadi, dia sedang ada rapat. Dia tidak sadar bahwa itu kecelakaan yang fatal, dia baru datang saat istrinya akan dijemput maut. Sebelum sempat berkata "Aku cinta kamu", istrinya telah meninggal dunia. Laki-laki itu remuk hatinya dan mencoba menghibur diri melalui anak-anaknya setelah kematian istrinya.
Tapi, dia baru sadar bahwa anak-anaknya tidak pernah mau berkomunikasi dengannya. Segera, anak-anaknya dewasa dan membangun keluarganya masing-masing. Tidak ada yang peduli dengan orang tua ini, yang di masa lalunya tidak pernah meluangkan waktunya untuk mereka.
Saat mulai renta, Dia pindah ke rumah jompo yang terbaik, yang menyediakan pelayanan sangat baik. Dia menggunakan uang yang semula disimpannya untuk perayaan ulang tahun pernikahan ke 50, 60, dan 70. Semula uang itu akan dipakainya untuk pergi ke Hawaii, New Zealand, dan negara-negara lain bersama istrinya, tapi kini dipakainya untuk membayar biaya tinggal di rumah jompo tersebut. Sejak itu sampai dia meninggal, hanya ada orang-orang tua dan suster yang merawatnya. Dia kini merasa sangat kesepian, perasaan yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya.
Saat dia mau meninggal, dia memanggil seorang suster dan berkata kepadanya, "Ah, Andai saja aku menyadari ini dari dulu...." Kemudian perlahan ia menghembuskan napas terakhir, Dia meninggal dunia dengan air mata di pipinya.
Waktu itu nggak pernah berhenti. Anda terus maju dan maju, sebelum benar-benar menyadari, Anda ternyata telah maju terlalu jauh. Jika kamu pernah bertengkar, segera berbaikanlah! Jika kamu merasa ingin mendengar suara teman kamu, jangan ragu-ragu untuk meneleponnya segera.
Jika kamu selalu pikir bahwa besok akan datang, maka "besok" akan pergi begitu cepatnya hingga kamu barusadar bahwa waktu telah meninggalkanmu.
Ketika ia menyadari kesalahannya dan mau minta maaf, dia selalu berkata, "Tidak apa-apa, besok kan bisa."
Ketika agak besar, sekolah sangat menyenangkan baginya. Dia belajar, mendapat teman, dan sangat bahagia. Tetapi, dia anggap itu wajar-wajar aja. Semua begitu saja dijalaninya sehingga dia anggap semua sudah sewajarnya. Suatu hari, dia berkelahi denganteman baiknya. Walaupun dia tahu itu salah, tapi tidak pernah mengambil inisiatif untuk minta maaf dan berbaikan dengan teman baiknya. Alasannya, "Tidak apa-apa, besok kan bisa."
Ketika dia agak besar, teman baiknya tadi bukanlah temannya lagi. Walaupun dia masih sering melihat temannya itu, tapi mereka tidak pernah saling tegur. Tapi itu bukanlah masalah, karena dia masih punya banyak teman baik yang lain. Dia dan teman-temannyamelakukan segala sesuatu bersama-sama, main, kerjakan PR, dan jalan-jalan. Ya, mereka semua teman-temannya yang paling baik.
Setelah lulus, kerja membuatnya sibuk. Dia ketemu seorang wanita yang sangat cantik dan baik. Wanita ini kemudian menjadi pacarnya. Dia begitu sibuk dengan kerjanya, karena dia ingin dipromosikan ke posisi paling tinggi dalam waktu yang sesingkat mungkin.
Tentu, dia rindu untuk bertemu teman-temannya. Tapi dia tidak pernah lagi menghubungi mereka, bahkan lewat telepon. Dia selalu berkata, "Ah, aku capek, besok saja aku hubungin mereka." Ini tidak terlalu mengganggu dia karena dia punya teman-teman sekerja selalu mau diajak keluar.
Jadi, waktu pun berlalu, dia lupa sama sekali untuk menelepon teman-temannya. Setelah dia menikah dan punya anak, dia bekerja lebih keras agar dalam membahagiakan keluarganya. Dia tidak pernah lagi membeli bunga untuk istrinya, atau pun mengingat hari ulang tahun istrinya dan juga hari pernikahan mereka. Itu tidak
masalah baginya, karena istrinya selalu mengerti dia, dan tidak pernah menyalahkannya.
Tentu, kadang-kadang dia merasa bersalah dan sangat ingin punya kesempatan untuk mengatakan pada istrinya "Aku cinta kamu", tapi dia tidak pernah melakukannya. Alasannya, "Tidak apa-apa, saya pasti besok akan mengatakannya."
Dia tidak pernah sempat datang ke pesta ulang tahun anak-anaknya, tapi dia tidak tahu ini akan perpengaruh pada anak-anaknya. Anak-anak mulai menjauhinya, dan tidak pernah benar-benar menghabiskan waktu mereka dengan ayahnya.
Suatu hari, kemalangan datang ketika istrinya tewas dalam kecelakaan, istrinya ditabrak lari. Ketika kejadian itu terjadi, dia sedang ada rapat. Dia tidak sadar bahwa itu kecelakaan yang fatal, dia baru datang saat istrinya akan dijemput maut. Sebelum sempat berkata "Aku cinta kamu", istrinya telah meninggal dunia. Laki-laki itu remuk hatinya dan mencoba menghibur diri melalui anak-anaknya setelah kematian istrinya.
Tapi, dia baru sadar bahwa anak-anaknya tidak pernah mau berkomunikasi dengannya. Segera, anak-anaknya dewasa dan membangun keluarganya masing-masing. Tidak ada yang peduli dengan orang tua ini, yang di masa lalunya tidak pernah meluangkan waktunya untuk mereka.
Saat mulai renta, Dia pindah ke rumah jompo yang terbaik, yang menyediakan pelayanan sangat baik. Dia menggunakan uang yang semula disimpannya untuk perayaan ulang tahun pernikahan ke 50, 60, dan 70. Semula uang itu akan dipakainya untuk pergi ke Hawaii, New Zealand, dan negara-negara lain bersama istrinya, tapi kini dipakainya untuk membayar biaya tinggal di rumah jompo tersebut. Sejak itu sampai dia meninggal, hanya ada orang-orang tua dan suster yang merawatnya. Dia kini merasa sangat kesepian, perasaan yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya.
Saat dia mau meninggal, dia memanggil seorang suster dan berkata kepadanya, "Ah, Andai saja aku menyadari ini dari dulu...." Kemudian perlahan ia menghembuskan napas terakhir, Dia meninggal dunia dengan air mata di pipinya.
Waktu itu nggak pernah berhenti. Anda terus maju dan maju, sebelum benar-benar menyadari, Anda ternyata telah maju terlalu jauh. Jika kamu pernah bertengkar, segera berbaikanlah! Jika kamu merasa ingin mendengar suara teman kamu, jangan ragu-ragu untuk meneleponnya segera.
Jika kamu selalu pikir bahwa besok akan datang, maka "besok" akan pergi begitu cepatnya hingga kamu barusadar bahwa waktu telah meninggalkanmu.
Sumber : Millis KA44
Monday, June 24, 2013
Cara Install Font Arab Dan Aktifkan Keyboard Arabic Pada Windows
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Selamat Datang… sebagai permulaan saya akan tunjukkan cara yang memperbolehkan penggunaan fungsi arabic pada komputer anda.
Untuk menginstall font arab dan setting bahasa arab di Microsoft Windows Vista dan Windows 7 lebih mudah jika dibandingkan proses penginstalan font arab di Microsoft Windows terdahulu (windows xp dan windows 98). Dengan beberapa langkah yang mudah, anda sudah dapat mengaktifkannya arabic keyboard.
dulu pengaturan di Regional and Language Setting memerlukan CD Installer Widows 98/XP, maka kini di Windows Vista dan Windows 7 tidak diperlukan lagi CD Installer Windows.
Windows Vista dan Windows 7 memang sudah mempunyai fungsi berbagai bahasa, termasuk Arabic dan
tidak memerlukan CD untuk melakukannya. dan
hanya perlu diaktifkan agar dapat berfungsi ketika menggunakan
software text seperti microsoft word atau microsoft publisher.
Cara Mengaktifkan (Enable) Font Bahasa Arab Di Windows
Berikut ini adalah cara dan langkah menginstall font arab dan setting bahasa arab di Windows Vista dan Windows 7 ;
1. Buka Control Panel, Cari bagian Clock, Language and Region, klik - Change keyboards or other input methods di bawahnya.
2. Pada menu window Region and Language, pilih bagian Keyboards and Languages dan Klik pada Change Keyboards.
3. Akan terbuka menu window Text Services and Input Languages, Pilih General dan Klik Add.
4. Pada menu window Add Input Language, pilihlah bahasa arab yang ingin digunakan. Sebagai contoh, saya menggunakan Arabic (Saudi Arabia).
5. Klik simbol + pada Arabic (Saudi Arabia). Dan kilk lagi pada + keyboard. Pilih Arabic (101) kemudian klik OK.
6. Pada window Text Services and Input Languages ditunjukkan bahasa Arabic (Saudi Arabia) sudah ditambahkan (Arabic Enable) ke system windows. Klik OK. Maka selesailah sudah penginstallan kita….
7. untuk memperbolehkan penggunaan font arabic, pada bahagian bawah kanan taskbar klik EN dan pilih AR Arabic (Saudi Arabia).
Jadi sekarang anda sudah boleh memulai menggunakan font arab.. Selamat Mencuba!!!
والسّلام
By : Shafiqolbu
Subscribe to:
Posts (Atom)